Distro Ini Bisa Digunakan Sebagai Alternatif CentOS

Untuk rekan-rekan yang berkutat di dunia IT apakah sudah tahu berita terbaru tentang Centos 7? IBM kini sudah mengakuisisi RedHat dan sudah mengambil kendali atas Centos. Dengan berakhirnya perjalanan panjang komunitas os CentOS di versi 7 yang bakal berakhir tahun 2024 nanti, kalian sudah harus mencari alternatif CentOS untuk ke depannya, seperti Rocky Linux.

Kontroversi Centos 8

Dikutip dari beberapa sumber pemerhati perkembangan teknologi IT khususnya di sistem operasi Linux CentOS, sebagian besar user dari CentOS kini harus rela gigit jari, karena distro kesukaannya kini harus berakhir tahun 2024. Kebanyakan pada system administrator berpendapat, bahwa CentOS adalah versi turunan dari RHEL yang sangat stable dan simpel.

Baca juga : Apakah Bisa Install Plesk di Centos 8?

Pada umumnya perjalanan CentOS dari dulu hingga kini, semua sistem dan environment yang ada saat ini versi CentOS 7 di adaptasi sama persis dari RHEL. Bahkan bisa dikatakan CentOS adalah cloningan sempurna dari RHEL.

Mengapa sebagian besar orang tidak suka Centos 8

Siklus turunan bagaimana Centos dibuat.

  1. Mula-mula nya dari Fedora yang merupakan komunitas OS yang di sponsori oleh RedHat.
  2. Kemudian dari update dan patch Fedora yang sudah stable diturunkan menjadi RedHat Enterprise Linux (RHEL) dimana berbayar.
  3. Kemudian dibuatlah adaptasi baru menjadi Centos langsung adaptasi dari RHEL.

Simpelnya : Fedora > RHEL > Centos

Jadi untuk masalah stabilitas dan security, versi Centos yang ada saat ini adalah yang paling bagus ketimbang RHEL untuk versi gratisnya. Jadi jikalau ada masalah distribusi atau bug, error dsb hal itu sudah di patch oleh RHEL dan Centos sudah tinggal versi stablenya.

Sejak 2014 Centos mengalami masalah keuangan dan beberapa management lainnya dimana masuklah RHEL membiayai Centos dan mengambil alih beberapa kebijakan. Dengan demikian, seluruh project Centos sudah pasti akan diambil alih oleh RHEL dan Centos lambat laun menjadi properti RHEL.

Lalu munculah Centos Stream. Centos Stream ini akan menjadi cikal bakal dari RHEL. Jika sebelumnya Centos di adaptasi dari RHEL, kini berbalik. Centos Stream akan menjadi kelinci percobaan dimana di adaptasi dari Fedora, kemudian versi stable akan di adaptasi ke RHEL.

Fedora > Centos Stream > RHEL

Spekulasi Netizen

Banyak yang punya opini dan spekulasi bahwa dengan dijadikan Centos Stream sebagai ‘kelinci percobaan’ sebelum di adaptasi ke RHEL, hal ini bertujuan agar lebih banyak user yang berlangganan ke RHEL. Banyak yang berspekulasi bahwa hal ini adalah taktik bisnis RHEL agar orang beralih ke distro yang stable dan less bugs dan error dengan berlangganan RHEL.

Baca juga : Cara Generate CSR dan Key SSL dari Plesk

Rocky Linux : Alternatif Centos

Nah, dari sinilah datang Rocky Linux yang menggantikan posisi Centos. Karena Rocky Linux di adaptasi langsung dari RHEL project. Jadi posisinya seperti ini.

Fedora > RHEL > Rocky Linux

Nama Rocky sengaja di pilih karena adalah salah satu lead co-founder dari Centos. Diharapkan Rocky Linux ini nantinya bisa menggantikan posisi yang sama dengan Centos terdahulu. Mengadaptasi dari versi RHEL dimana distro ini nantinya bakal punya sistem yang stable dan less bugs, error, dsb.

Perlu diketahui, saat ini versi terakhir dari Rocky Linux adalah 8.3 dan harap di catat masih dalam versi RC atau Release Candidate. Artinya, versi RC ini tidak dianjurkan digunakan dalam production use. Rocky Linux tersedia dalam arsitektur x86_64 dan ARM64 (aarch64).

Kalian bisa join terhadap perkembangan dan ikut ambil alih dalam mencoba segala sesuatu dan melaporkan jika terjadi adanya error atau bug. Baik itu versi desktop (DVD) atau versi server (minimal install).

Leave a Comment