June 18, 2024

Young Asian grandchild taking care her grandmother sitting on wheelchair. Grandmother almost 90 years old was take care by her granddaughter while traveling at park. People wearing protective mask.

Berbagi tips seputar daily life sekarang. Karena akhir-akhir ini saya melihat ada banyak peraturan pakai masker lebih masif lagi dan lebih tegas lagi aturannya dan implementasinya di lapangan. Ya menurut saya bagus kok, bisa menekan, tapi apa pakai masker aja sudah cukup untuk menghadapi virus Corona?

Setelah 7 bulan sejak virus Corona pertama kali merebak dan muncul di Indonesia, pemerintah terus menggalakan aturan 3M. Diantaranya Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjauhi kerumunan. Tiga hal tersebut sudah saya lakukan, namun sepertinya ada yang kurang.

Kehidupan saya sebagai orang IT pasca Corona sepertinya tambah parah dan semakin lama berat badan bertambah. Saya enggak kaget, memang kalau terlalu banyak duduk dan tidak gerak plus di rumah saja, maka konsekuensinya adalah berat badan bertambah.

Jika mengikuti himbauan pemerintah, memang benar. Kita bakal lebih aman di rumah dan hanya pergi jika memang ada keperluan mendesak saja. Karena walaupun maunya di rumah terus, faktanya ada beberapa hal yang membuat kita keluar rumah seperti, membeli makanan dan bahan masakan ke pasar, beli makanan, atau mungkin perlengkapan rumah.

Nonton video dr. Tirta

Sudut pandang saya berubah ketika menonton video dr Tirta yang sempat viral dan dia naik ke podcast om Daddy untuk kedua kalinya. Singkatnya, dr Tirta mencoba menjadi sebuah sistem tersebut dan berniat ingin mengetahui sampai sejauh mana sistem tersebut bisa diandalkan dan mencari celah untuk koreksi bersama.

Ternyata walaupun masyarakat terus menggalakan gerakan 3M, tetap saja masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker, atau maskernya masih belum standard nasional. Ya bagaimana tidak, ia mengatakan beberapa masyarakat masih kesulitan untuk mencari makan sehari-hari karena pekerjaannya yang sifatnya informal. Bagaimana mau memakai masker setiap hari atau standar SNI, makan saja masih susah… ujarnya.

Sudut pandang yang dr Tirta highlight selanjutnya adalah klaster perkantoran yang sering terkena Corona. Tentu saja kena Corona, karena pada dasarnya pekerja kantoran lebih rentan dari semua lapisan masyarakat. Hal itu karena gaya hidup pekerja kantoran yang kurang teratur dan dirasa kurang baik, seperti sering duduk, sering di depan laptop atau pc, jarang sekali berolah raga, makan makanan siap saji atau fast food, minum soda, dsb.

Memperkuat Imun

Hal point yang dr Tirta sangat tekankan adalah pentingnya imun dalam tubuh. Karena hanya memakai masker belum cukup untuk memerangi virus Corona. Imun yang kuat adalah modal utama untuk memerangi virus Corona ini.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan Imun yang kuat menurut dr Tirta :

  • Makan yang bergizi dan bernutrisi
  • Istirahat yang cukup
  • Olah raga yang cukup (setiap hari lebih bagus)
  • Hidup happy dan kurangi tingkat stress
  • Pakai masker jika ingin keluar atau di kerumunan

Dengan penjelasan dr Tirta, akhirnya saya sadar dan sudah 3 mingguan yang lalu saya sudah mulai menerapkan hidup sehat. Olah raga jalan pagi hari hingga 30 menitan, mengurangi makanan minyak dan pedas. Serta mengurangi jam stress di kantor (WFH).

Jadi pesan buat teman-teman mulai sekarang deh, selalu hidup sehat dan rajin untuk berolah raga. Tidak perlu lama-lama, 20-30 menit cukup dan kalau bisa setiap hari di pagi hari. Jangan lupa makan makanan yang bergizi dan nutrisi tinggi. Karena hal itu adalah modal untuk membuat sistem imun tubuh yang kuat.

Baca juga : Kebiasaan Nonton Anime, Boost Mood! kamu lho!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *